5 Destinasi Wisata di Gowa yang Menarik Dikunjungi

Bukit-Bollangi

Gowa merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan. Letaknya tidak begitu jauh dari Kota Makassar. Kalau kamu ada rencana liburan ke Makassar setelah pandemi, sempatkanlah berkunjung ke kabupaten ini.

Gowa memiliki banyak objek wisata alam menarik yang sayang untuk dilewatkan. Apalagi kalau kamu sudah jauh-jauh datang dari luar Sulawesi Selatan. Mengunjungi pantai losari, Benteng Routterdam dan Trans Studio Makassar, tentu saja tidak cukup, bukan?

Nah, Gowa menawarkan destinasi wisata yang beragam dan tidak kalah indahnya dengan berbagai objek wisata yang ada di Makassar dan daerah-daerah sekitarnya.

Berikut ini beberapa tempat wisata hits di Gowa yang patut kamu kunjungi. Dijamin bakal bikin liburan kamu di Tanah Daeng semakin seru dan berkesan.

Malino Highland

Malino Highland
Malino Highland

Buat kamu yang suka liburan ramai-ramai bareng keluarga atau teman-teman, kamu wajib mengunjungi Malino Highland. Tempatnya asri banget. Di sini kamu bisa bersantai sambil menikmati pesona alam Malino yang sangat memukau.

Lokasinya berada di Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa, sekitar dua setengah jam dari Kota Makassar. Menariknya, selama perjalanan ke Malino Highland kamu sudah akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang tak main-main. Mulai dari deretan hutan pinus yang tinggi hingga bertemu dengan hewan-hewan seperti rusa dan kuda.

Air Terjun Takapala

Air Terjun Takapala
Air Terjun Takapala

Masih di Kecamatan Tinggi Moncong. Selain memiliki pesona alamnya yang sangat indah, Malino juga punya banyak tempat wisata air terjun yang bisa kamu datangi, salah satunya adalah air terjun takapala.

Lokasinya tidak jauh dari perkebunan Teh Malino Highland. Diapit oleh dua bukit yang sangat tinggi membuat air terjun ini tampak eksotis.

Menariknya lagi, kamu bisa melihat pancaran cahaya pelangi di lokasi air terjun yang semakin menambah pesonanya.

Danau Tanralili

Danau Tanralili
Danau Tanralili

Destinasi wisata berikutnya yang bisa kamu kunjungi di Gowa adalah Danau Tanralili. Danau ini terletak di desa Manimbahoi yang berada di bawah kaki Gunung Bawakareng.

Kamu yang suka mendaki pasti akan menikmati perjalanan ke danua tanralili. Jalan yang dilalui memang tidak mudah. Untuk sampai ke danau ini kamu harus menyusuri kaki Gunung Bawakaraeng dan itu cukup menguras tenaga.

Namun medan yang sulit dilewati dan kelelahan yang kamu rasakan selama akan terbayar langsung setelah sampai di Danau Tanralili yang pemandangannya tak kalah eksotis dengan Danu Ranu Kumbolo yang sudah sangat terkenal itu.

Lembah Ramma

Lembah Ramma
Lembah Ramma

Kalau kamu ingin mengunjungi Danau Tanralili maka tidak ada salahnya kamu singgah di Lembah Ramma. Tempat wisata yang satu ini juga terletak di bawah kaki Gunung Bawakaraeng, berdekatan dengan Danau Tanralili.

Jalanan yang ditempuh untuk sampai ke Lembah Ramma tidak kalah menantang. Jalannya panjang, berliku dan berkelok-kelok seperti ular. Cocok banget buat kamu yang suka berpetualang.

Di tempat wisata ini kamu akan disuguh pemandangan yang sangat menakjubkan. Orang yang pernah datang ke Lembah Ramma pasti akan berjanji untuk datang kembali karena pemandangannya memang menagih banget. Kamu nggak bakal rugi deh datang ke sini.

Bukit Bollangi

Bukit Bollangi
Bukit Bollangi

Satu lagi tempat wisata hits di Kabupaten Gowa. Kalau kamu ingin menikmati pemandangan ala Raja Ampat di Sulawesi Selatan, kunjungilah Bukit Bolangi. Tempat wisata ini terletak di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalasang. Jaraknya cukup dekat dari Makassar.

Bukit Bolangi menyuguhkan spot foto yang indah. Di sini kamu bisa mengambil gambar dengan latar hamparan danau, lereng perbukitan dan pulau-pulau kecil yang berada di tengah danau.

Menariknya, sebenarnya yang dianggap danau itu adalah waduk bendungan Bili-Bili. Namun di atas ketinggian puncak Bolangi, waduk tersebut terlihat seperti hamparan danau yang menyejukkan pandangan.

Itulah beberapa destinasi wisata di Gowa yang menarik dikunjungi . Gimana? Pasti kamu tertarik ya bisa mendatangi minimal salah satu dari destinasi yang disebutkan di atas. So, tunggu apalagi, segera atur rencana liburanmu dari sekarang. Dan jangan lupa masukkan Gowa sebagai salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang ingin kamu kunjungi tempat wisatanya.

Belajar dari Pembudidaya Ikan Hias

budidaya-ikan

Baru saja kusaksikan tayangan dokumenter di Watchdoc Image, tentang seorang pria yang sukses dalam breeding ikan cupang setelah berhenti dari pekerjaannya sebagai manajer di sebuah bank asing.

Ternyata, tidak jauh dari rumahku, tetanggaku juga sedang membuat kolam-kolam kecil dengan terpal. Awalnya, kupikir ia sedang membuat kolam lele. Namun, ternyata beberapa tetanggaku itu kompak mengembangbiakkan ikan hias mulai dari cupang hingga ikan gapi.

Sumber: Watchdoc Image

Menurut mereka, permintaan ikan hias di masa pandemi sedang tinggi. Dalam keadaan normal saja, ikan hias tidak pernah berhenti diminati. Apalagi sekarang kebanyakan masyarakat lebih sering di rumah dan ingin menemukan hobi baru yang bisa mengusir kesepiannya sekaligus berinvestasi. Salah satu caranya adalah memelihara ikan.

Peluang ini mereka lihat sebagai cara baru agar tetap produktif. Pekerjaan mereka selama ini sebagai tukang bangunan sudah jauh berkurang. Untuk mengisi waktu sambil mencari penghidupan, mereka pun memulai karir sebagai pembudidaya ikan hias.

Saya jadi ingat ucapan Syekh Ali Jaber dalam podcast bersama Deddy Corbuzier. Tidak ada suatu hal terjadi di dunia ini di luar takdir Allah. Musibah, seperti pandemi ini, juga adalah takdir Allah. Ucapkan alhamdulillah, sebelum mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Sebab, selalu ada hikmah di balik sesuatu, ada kemudahan bersama kesulitan.

Tatkala banyak orang kehilangan atau berkurang penghasilannya karena pandemi ini, percaya pada takdir Allah, pasti akan ada pintu rejeki lain yang dibukakan selama kita tetap berpikir positif untuk terus produktif.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), memang keadaan pandemi ini agak lebih menguntungkan ketimbangkan masyarakat yang bekerja di sektor swasta atau pun sektor nonformal. Negara masih membayar penuh penghasilan rutin yang diterima per bulan. Ditambah lagi dengan fleksibilitas tempat kerja sehingga saya bisa lebih sering work from home.

Tantangan bekerja dari rumah adalah situasi yang melenakan. Bila dalam keadaan normal, saya dituntut untuk bangun pagi, bersiap-siap, berkejaran ke stasiun, dan berebut masuk ke dalam gerbong kereta, lalu berdoa agar tidak ada gangguan di perjalanan. Kini, ada satu tugas baru yang harus dilakukan: menghadapi anak yang sedang manja-manjanya. Perlu kiat khusus agar hari tidak malah menjadi berantakan.

Pertama, komunikasikan keadaan pandemi dengan anggota keluarga. Kondisikan bahwa semua jadwal bekerja dan sekolah sama seperti biasanya. Hanya saja sekarang lokasinya dipindahkan ke rumah. Waktu bekerja ini yang penting dipahami. Fleksibilitas saat work from home hanya menyangkut lokasi bekerja, bukan waktu bekerja. Hal itu ditegaskan dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kedua, manajemen waktu menjadi sangat penting. Pukul 07.30-17.00 (di luar jam istirahat) adalah waktu bekerja. Bangun tetap sama pagi. Sarapan dan olahraga terlebih dahulu. Waktu yang terbuang untuk perjalanan ke kantor (pulang-pergi) itulah yang dijadikan quality time bersama keluarga. Bayangkan saja 3-4 jam biasanya saya bolak-balik Bogor-Jakarta. Sekarang selama itu pula saya bisa bermain dengan anak-anak dan berbagi peran dalam rumah tangga bersama istri. Jadi lebih produktif, bukan?

Ketiga, siapkan area kerja di rumah. Ya, siapkan sebuah meja dan kursi khusus untuk bekerja yang membuat kita bisa merasa nyaman bekerja. Siapkan pula sarana dan prasarana dukungan. Misalnya, pastikan keberadaan jaringan internet. Gunakan pula pakaian kerja. Hal ini dilakukan untuk menyiapkan kondisi psikologis dan menjaga mind set bahwa kita benar-benar sedang bekerja.

Keempat, jaga komunikasi dengan tim kerja. Kebiasaan yang selalu dilakukan di seksi kami adalah melakukan kordinasi setiap pukul setengah delapan pagi. Kami berkordinasi tentang tugas-tugas apa saja yang harus kami lakukan pada hari itu dengan arahan dari kepala seksi. Kemudian sore harinya, dilakukanlah evaluasi.

Kelima, jaga kesehatan dan pikiran agar selalu positif. Jangan malas berolahraga di rumah. Gerakkan badan, jangan lupa berjemur. Selalu minum vitamin dan makanan bergizi. Isitrahat yang cukup. Hal itu menjadi hal paling penting, bahwa Pemerintah memberikan fleksibilitas adalah agar menyelamatkan sumber daya manusia Indonesia. Maka, kita harus menjaga kesehatan kita sebaik mungkin.

infografis-Pointsgeek-awal-1
Sumber: Pointsgeek.id.

Seharusnya, kelima hal tersebut cukup membuat kita tetap produktif selayaknya kita bekerja di kantor. Namun bagiku, yang memiliki passion lain di luar pekerjaan, ada rasa tidak cukup. Malu pada tetangga yang membudidayakan ikan hias tadi. Aku harus bisa lebih produktif daripada waktu normal.

Bahkan ketika bekerja di kantor, kita punya latte time—waktu bersantai di tengah-tengah pekerjaan yang biasanya diisi dengan diskusi ringan antar sesama pegawai atau browsing membaca berita. Apalagi di rumah, ada waktu yang lebih banyak saat menunggu jeda antar rapat. Atau beban kerja yang biasanya dikerjakan untuk satu hari, karena di rumah, bisa jadi dikerjakan jadi lebih cepat.

Dalam waktu latte itulah aku kerap berusaha menambah kemampuanku. Aku mengikuti beberapa pelatihan mulai dari pelatihan menulis bersama Leila S. Chudori, mengikuti webinar-webinar terkait keuangan negara dan manajemen keuangan, hingga mengikuti les bahasa Inggris yang alhamdulillah semuanya gratis. Tidak mengeluarkan uang negara sepeser pun juga.

Dalam proses belajarku itu pun aku menulis. Karena tugasku kini banyak tentang kajian proses bisnis dan dalam lingkup keuangan negara, kajian-kajian pribadiku banyak kutulis dalam bentuk ilmiah populer. Tulisan tersebut kemudian kukirimkan ke media massa dan beberapa dimuat.

Hal ini sebenarnya juga berhubungan dengan kiat kelima, yakni untuk menjaga pikiran tetap positif. Pandemi ini mau tidak mau melahirkan kecemasan dan kadang kala ketakutan yang berlebihan. Dengan mengerjakan hobi kita, itu akan menjadi stimulus bahagia.

Lepaskan ponsel, apalagi dari godaan membaca perkembangan jumlah korban Covid-19, lakukan hal lain yang membutuhkan konsentrasi. Paling tren sekarang, memelihara tanaman atau memelihara ikan hias. Kalau saya tidak, saya bahagia ketika membaca dan menulis, kemudian berkumpul bersama teman-teman yang sehobi, hang-out membaca dan membahas puisi bersama-sama lewat Zoom Meeting dengan teman-teman Komunitas Sastra Keuangan secara rutin, akan mengusir kecemasan itu jauh-jauh.

3 Tempat Makan di Purwokerto Lagi Hits!

kedai-kopi-dan-kue-balok-kang-sute

Saat ini, tempat makan di Purwokerto semakin beragam ciri khasnya. Sejak memasuki era new normal, rumah makan, kedai minuman kekinian, kedai kopi, dan sejenisnya jadi semakin ramai pengunjung. Apalagi, jika lokasinya berada di tempat yang benar-benar memanjakan mata, cita rasa bersaing, dan tentunya  ramah di kantong.

Di antara tempat makan hits di Purwokerto adalah yang berada  di pesawahan daerah Bobosan, Purwokerto Utara. Tepatnya, di sepanjang Jalan Gunung Slamet. Berbekal lokasi yang alami serta disuguhi pemandangan Gunung Slamet dari kejauhan, membuat beberapa kedai di lokasi ini memiliki nilai plus tersendiri.

Semakin hari, terhitung sejak diberlakukannya new normal, makin padat saja area parkiran kedai makan pesawahan itu oleh kendaraan sepeda motor pengunjung. Kadang ada juga mobil atau jejeran sepeda para pecinta olahraga di hari libur.

Rupanya, meskipun jauh dari keramaian kota, berkat bantuan media sosial, tiga tempat makan  murah di Purwokerto ini semakin dikenal oleh masyarakat luas dari berbagai kalangan. Mulai dari  mahasiswa, pekerja kantoran, bahkan orang rumahan seperti saya sesekali bisa melepas penat di salah satu tempat makan ini.

Buat kamu yang belum tahu, atau merupakan pengunjung dari luar kota, berikut ini rekomendasi tempat makan di Purwokerto yang lagi hits banget!

Kedai Kopi dan Kue Balok Kang Sute

kedai kue balok IG @imanirmala33777

Ciri khas Kedai Kopi Dan Kue Balok Kang Sute ini adalah tempatnya yang terbuka dan benar-benar sederhana. Tujuan ngopi bareng teman sambil menikmati pemandangan sekitar, memang dapet banget di kedai Kang Sute ini.

Menu utama yang ditawarkan adalah minuman kopi hitam tubruk beserta variannya serta kue balok khas Bandung. Menu pilihannya juga banyak. Mulai dari makanan padat seperti nasi goreng, nasi ayam bakar, nila bakar serta nasi tutug oncom khas Sunda. Untuk minumannya, selain kopi, kedai ini juga menawarkan aneka jus,aneka jenis minuman teh, minuman tradisional berupa wedangan dan lain-lain. Pokoknya lumanyan bervariasi.

Harga? Jelas ramah lingkungan. Lingkungan dompet maksudnya. Hihi.. Minuman sendiri mulai dari 2.5K Rupiah hingga 15K tergantung jenis minumannya. Kalau harga kue baloknya sendiri hanya 2k dan 2,5k sesuai dengan varian rasa. Makanan juga tidak kalah murah meriah kok. Pokoknya masih ramah lingkungan juga. Cek aja langsung.

Waroeng Oemah Tani

waroeng oemah tani IG @wijayanti_dwi

Seperti namanya, Oemah Tani dalam Bahasa Jawa yang artinya rumah petani, memang memiliki ciri khas seperti rumah petani. Bentuk tempat makan satu ini berbentuk rumah tradisional khas petani desa ala Banyumasan.

Makan di Warung Oemah Tani serasa seperti bertamu di rumah warga lokal Banyumas. Bedanya, pengunjung harus bayar. Lha iya, ini kan warung makan. Hihi..

Apa saja menu yang ditawarkan? Seperti yang tertulis di halaman rumah makan ini, menunya ada oseng-osengan, lembutan (ikan kecil-kecil), dan pastinya ada sambal. Layaknya menu makan petani. Tapi, tidak hanya itu. Layaknya tempat makan yang cocok untuk nongkrong ria, tentu saja menu di sini masih punya varian lainnya. Ada mendoan, aneka kopi, teh, wedang jahe, dan makanan padat seperti ayam goreng, telur dadar, dan lain-lain.

Harga yang ditawarkan pun masih bersahabat bagi segala kalangan kok. Maka, pantas jika semakin hari, warung makan satu ini makin ramai pengunjung.

Oh ya, ada tambahan spesial di warung makan satu ini. Pengunjung bisa mencoba naik perahu di atas kolam lho. Buat foto-foto juga instagramable banget. Coba deh.

Warung Kopi Koi

warung kopi koi IG @kopikoi_

Kalau tempat makan satu ini, memiliki konsep kolam ikan koi di bagian depan. Pengunjung bisa menikmati pemandangan ikan koi warna merah, orange, putih, yang menari dan berseliweran di dalam kolam.

Selain itu, desain tempatnya menurut aku sih lebih modern meski tetap memiliki unsur tradisional lebih banyak. Lebih jelasnya, teman-teman bisa cek sendiri atau lihat di Instagram hasil postingan pengunjung deh. Sebutkan kata kunci “warung kopi koi” dan pilih yang berlokasi di Jl. Gunung Slamet, Bobosan, Purwokerto.

Tapi, karena lokasinya berada di ujung jalan, berdekatan dengan perumahan dan pohon rindang, maka jika berada di warung kopi ini tidak bisa melihat gunung Slamet. Tenang, suasana alami dan asri masih kentara kok di sekitar tempat makan ini. Ada patung ikan koi juga untuk foto-foto kece lho.

Untuk harga menunya, menurut aku sih ada beberapa menu seperti varian kopi yang agak lebih mahal daripada tempat makan sebelumnya. Tidak terlalu jauh sih selisihnya, hanya belasan ribu saja hingga 27k saja. Tapi, karena desain tempat yang lebih nyaman, rasanya worthed lah. Mau nyoba? Monggo mampir, sedulur..

Gimana? Kamu sudah pernah mencoba tempat makan di Purwokerto yang ada di lokasi Jalan Gunung Slamet tadi? Kalau belum, langsung deh ajak teman atau keluarga buat menikmati syahdunya bersantap di pinggir pesawahan.  Jangan lupa tetap menaati protokol kesehatan selama pandemic covid19 ini ya.

Trik Foto untuk Instagram Biar Makin Keren dan Instagramable

Instagram

Pernahkan kamu melihat salah satu Instagram feed temanmu yang fotonya keren dan Instagramble sehingga banyak mendapatkan likes? Apakah kamu akan merasa iri atau makin penasaran dan langsung mencari tahu, trik foto untuk Instagram biar makin keren dan Instagramable?

Benarkah Hasil Foto Tergantung Kamera yang Digunakan?

Apakah benar bahwa hasil foto tergantung kamera yang kamu gunakan? Tunggu. Sebelum menjawab pertanyaan ini dan langsung membenarkannya, alangkah baiknya kamu melakukan koreksi satu persatu terlebih dahulu.

Baca Juga : Pricebook Editorial Choice 2020, Gadget Terbaik di Kelasnya (irwin.my.id)

Pertama, hasil foto gelap. Nah untuk mengetahui kenapa hasil fotomu bisa gelap, maka lihat kembali lingkungan sekitarmu sebelum kamu mengambil foto. Apakah ketika kamu mengambil foto memang kondisi sekitar sedang kurang pencahayaannya? Apakah ketika kamu mengambil foto, lensa kamera berada dalam keadaan kotor karena jarang dibersihkan?

Sebenarnya, masalah pencahayaan dalam proses pengambilan foto memang penting. Cahaya yang kurang bisa menyebabkan hasil foto yang didapatkan jadi lebih gelap dari kalau kondisinya memang memiliki cukup cahaya. Namun, saat ini sudah banyak sekali smartphone yang telah dilengkapi dengan kamera canggih, sehingga dalam kondisi pencahayaan yang kurang pun tetap bisa mengambil foto yang terang.

Kedua, hasil foto buram atau goyang. Wah, kalau ini berarti kamu yang harus lebih mempelajari trik foto dan proses pengambilannya yang sesuai. Hasil foto yang buram bisa juga disebabkan kondisi kamera berada dalam keadaan tidak stabil, begitu pun dengan hasil foto yang goyang.

Posisi tangan ketika memegang kamera memang perlu diperhatikan dan dalam kondisi stabil. Cara lain untuk mengatasi hal ini, kamu bisa membeli tripod, gimbal, atau peralatan pendukung fotografi lainnya.

Trik Foto untuk Instagram Biar Makin Keren dan Instagramable

Jadi, bagaimana sebenarnya trik foto untuk instagram agar hasilnya keren, bagus, dan Instagramable? Berikut beberapa trik yang bisa kamu terapkan untuk mendapatkan hasil foto yang bagus.

Baca Juga : Manajemen Inventory Terbaik

1. Mainkan Perpaduan Warna yang Cantik

Ketika hendak melakukan proses pengambilan foto, kamu harus melihat dan menyesuaikan kembali outfit yang kamu kenakan dengan background yang menjadi latar kamu mengambil foto.

Apakah warnanya sudah sesuai, kontrasnya sudah cukup menciptakan perpaduan warna yang cantik, dan sebagainya. Warna yang kontras bakal membuat tampilan foto kamu jadi lebih “menyala” dan terlihat keren.

Jadi pilihlah tempat atau lokasi pengambilan foto yang warna  backgroundnya berlawanan dengan pakaian yang kamu pakai. Dampak lain dari warna yang kontras bisa membuat foto langsung terfokus pada subyek foto.

2. Cari Angle Terbaik

Dalam pengambilan foto, carilah angle terbaik. Kamu harus melakukan eksperimen dengan mengambil foto dari berbagai sudut, baik dari sisi kiri, kanan, atas, atau dari sudut mana pun.

Lihat dulu hasilnya. Jika sudah tahu pengambilan foto dari sudut mana yang paling bagus, maka ambillah sebanyak mungkin foto subyek dengan berbagai gaya. Ini tidak hanya berlaku untuk pengambil foto diri kamu ya, tetapi juga untuk obyek foto lainnya, entah produk, pemandangan, benda, dan sebagainya.

3. Pose Simple tak Berlebihan

Trik foto berikutnya agar fotomu makin keren dan bisa mendapatkan banyak like dari followermu, lakukan pengambilan foto dengan berbagai pose dan gaya. Memang pada tema tertentu bakal lebih oke dengan gaya gila-gilaan. Tetapi kamu perlu menyesuaikannya juga dengan kepribadianmu sendiri.

Jangan sampai karena pose yang berlebihan, fotomu jadi tak terlihat natural. Alangkah lebih baiknya jika kamu menggunakan tips agar foto di Instagram makin keren hanya dengan berpose secara simple, sederhana, dan tak berlebihan. Be simple,be bold. Tonjolkan kesederhanaanmu dalam berpose dan orang-orang bakal terkesima padamu.

Mulai sekarang yang telaten ya merawat dan menata feed Instagrammu. Siapa tahu berawal dari banyaknya likes yang muncul, lama-lama bisa jadi peluang bisnis buat kamu, mengingat ada banyak peluang bisnis dari Instagram hanya dengan membuat foto yang cakep, melakukan review atau endorse.  Selamat mencoba…

IG-raisa