3 Tempat Makan di Purwokerto Lagi Hits!

Saat ini, tempat makan di Purwokerto semakin beragam ciri khasnya. Sejak memasuki era new normal, rumah makan, kedai minuman kekinian, kedai kopi, dan sejenisnya jadi semakin ramai pengunjung. Apalagi, jika lokasinya berada di tempat yang benar-benar memanjakan mata, cita rasa bersaing, dan tentunya  ramah di kantong.

Di antara tempat makan hits di Purwokerto adalah yang berada  di pesawahan daerah Bobosan, Purwokerto Utara. Tepatnya, di sepanjang Jalan Gunung Slamet. Berbekal lokasi yang alami serta disuguhi pemandangan Gunung Slamet dari kejauhan, membuat beberapa kedai di lokasi ini memiliki nilai plus tersendiri.

Semakin hari, terhitung sejak diberlakukannya new normal, makin padat saja area parkiran kedai makan pesawahan itu oleh kendaraan sepeda motor pengunjung. Kadang ada juga mobil atau jejeran sepeda para pecinta olahraga di hari libur.

Rupanya, meskipun jauh dari keramaian kota, berkat bantuan media sosial, tiga tempat makan  murah di Purwokerto ini semakin dikenal oleh masyarakat luas dari berbagai kalangan. Mulai dari  mahasiswa, pekerja kantoran, bahkan orang rumahan seperti saya sesekali bisa melepas penat di salah satu tempat makan ini.

Buat kamu yang belum tahu, atau merupakan pengunjung dari luar kota, berikut ini rekomendasi tempat makan di Purwokerto yang lagi hits banget!

Kedai Kopi dan Kue Balok Kang Sute

kedai kue balok IG @imanirmala33777

Ciri khas Kedai Kopi Dan Kue Balok Kang Sute ini adalah tempatnya yang terbuka dan benar-benar sederhana. Tujuan ngopi bareng teman sambil menikmati pemandangan sekitar, memang dapet banget di kedai Kang Sute ini.

Menu utama yang ditawarkan adalah minuman kopi hitam tubruk beserta variannya serta kue balok khas Bandung. Menu pilihannya juga banyak. Mulai dari makanan padat seperti nasi goreng, nasi ayam bakar, nila bakar serta nasi tutug oncom khas Sunda. Untuk minumannya, selain kopi, kedai ini juga menawarkan aneka jus,aneka jenis minuman teh, minuman tradisional berupa wedangan dan lain-lain. Pokoknya lumanyan bervariasi.

Harga? Jelas ramah lingkungan. Lingkungan dompet maksudnya. Hihi.. Minuman sendiri mulai dari 2.5K Rupiah hingga 15K tergantung jenis minumannya. Kalau harga kue baloknya sendiri hanya 2k dan 2,5k sesuai dengan varian rasa. Makanan juga tidak kalah murah meriah kok. Pokoknya masih ramah lingkungan juga. Cek aja langsung.

Waroeng Oemah Tani

waroeng oemah tani IG @wijayanti_dwi

Seperti namanya, Oemah Tani dalam Bahasa Jawa yang artinya rumah petani, memang memiliki ciri khas seperti rumah petani. Bentuk tempat makan satu ini berbentuk rumah tradisional khas petani desa ala Banyumasan.

Makan di Warung Oemah Tani serasa seperti bertamu di rumah warga lokal Banyumas. Bedanya, pengunjung harus bayar. Lha iya, ini kan warung makan. Hihi..

Apa saja menu yang ditawarkan? Seperti yang tertulis di halaman rumah makan ini, menunya ada oseng-osengan, lembutan (ikan kecil-kecil), dan pastinya ada sambal. Layaknya menu makan petani. Tapi, tidak hanya itu. Layaknya tempat makan yang cocok untuk nongkrong ria, tentu saja menu di sini masih punya varian lainnya. Ada mendoan, aneka kopi, teh, wedang jahe, dan makanan padat seperti ayam goreng, telur dadar, dan lain-lain.

Harga yang ditawarkan pun masih bersahabat bagi segala kalangan kok. Maka, pantas jika semakin hari, warung makan satu ini makin ramai pengunjung.

Oh ya, ada tambahan spesial di warung makan satu ini. Pengunjung bisa mencoba naik perahu di atas kolam lho. Buat foto-foto juga instagramable banget. Coba deh.

Warung Kopi Koi

warung kopi koi IG @kopikoi_

Kalau tempat makan satu ini, memiliki konsep kolam ikan koi di bagian depan. Pengunjung bisa menikmati pemandangan ikan koi warna merah, orange, putih, yang menari dan berseliweran di dalam kolam.

Selain itu, desain tempatnya menurut aku sih lebih modern meski tetap memiliki unsur tradisional lebih banyak. Lebih jelasnya, teman-teman bisa cek sendiri atau lihat di Instagram hasil postingan pengunjung deh. Sebutkan kata kunci “warung kopi koi” dan pilih yang berlokasi di Jl. Gunung Slamet, Bobosan, Purwokerto.

Tapi, karena lokasinya berada di ujung jalan, berdekatan dengan perumahan dan pohon rindang, maka jika berada di warung kopi ini tidak bisa melihat gunung Slamet. Tenang, suasana alami dan asri masih kentara kok di sekitar tempat makan ini. Ada patung ikan koi juga untuk foto-foto kece lho.

Untuk harga menunya, menurut aku sih ada beberapa menu seperti varian kopi yang agak lebih mahal daripada tempat makan sebelumnya. Tidak terlalu jauh sih selisihnya, hanya belasan ribu saja hingga 27k saja. Tapi, karena desain tempat yang lebih nyaman, rasanya worthed lah. Mau nyoba? Monggo mampir, sedulur..

Gimana? Kamu sudah pernah mencoba tempat makan di Purwokerto yang ada di lokasi Jalan Gunung Slamet tadi? Kalau belum, langsung deh ajak teman atau keluarga buat menikmati syahdunya bersantap di pinggir pesawahan.  Jangan lupa tetap menaati protokol kesehatan selama pandemic covid19 ini ya.

Authorfendy

Nulis Nulis Aja